Penerapan Metode Six Sigma Dalam Perbaikan Kualitas Kampas (Lining) Produk Brake Shoe Pada PT X

Main Article Content

Yurida Ekawati
Olivia Shagan

Abstract

Salah satu tujuan jangka pendek PT X adalah mampu meminimalkan defect pada produk brake shoe. Selama berjalannya proses produksi, part brake shoe yang menghasilkan kecacatan terbesar adalah kampas (lining). Padahal kualitas kampas berpengaruh langsung terhadap kualitas pengereman mobil. Penelitian ini menggunakan metode Six Sigma dengan tahapan DMAIC, untuk mengidentifikasi defect pada kampas serta mengurangi variansi dalam proses. Dua CTQ terbesar kecacatan kampas adalah kampas miring dan kampas keropos. Persentase muncul cacat tersebut sebesar 70,41% dari total kampas cacat. Kedua jenis kecacatan ini muncul secara signifikan disebabkan karena terdapat kerak pada permukaan matras cetakan (krom) yang digunakan pada proses hidrolis. Analisis improvement yang diterapkan adalah melakukan upaya preventive maintenance, yaitu membersihkan permukaan matras secara berkala dengan periode waktu setiap 5 kali cetak kampas. Setelah diterapkannya usulan perbaikan, diperoleh peningkatan level sigma dari 3,629 sigma menjadi 3,976 sigma. Usulan perbaikan ini juga terbukti efektif mampu mengurangi 2 jenis cacat terbanyak pada kampas yaitu kampas miring dan keropos. Pencapaian peningkatan level sigma ini dipertahankan dengan menerapkan pemberian insentif kepada operator hidrolis apabila mampu menghasilkan kampas cacat di bawah standar yang telah dibuat.
 
Kata kunci: DMAIC; DPMO; preventive maintenance; Six Sigma

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles