PERBANDINGAN RESPON STRUKTUR MRF DAN CBF TERHADAP GEMPA PADA GEDUNG PERKANTORAN SURABAYA

Penulis

  • Adi Nugroho Santoso UPN Veteran Jatim
  • Sumaidi UPN Veteran Jatim

DOI:

https://doi.org/10.28932/jts.v18i1.3623

Kata Kunci:

Concentriccaly Braced Frame, Gempa, Moment Resisting Frame, Pushover Analysis

Abstrak

Indonesia merupakan daerah yang termasuk wilayah rawan gempa. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan konstruksi bangunan tahan gempa dalam mengurangi resiko kerusakan yang diakibatkan gempa bumi. Perencanaan Konstruksi tahan gempa terdapat beberapa metode salah satunya yaitu metode analisis pushover. Pushover adalah metode analisis static nonlinier dimana struktur mengalami pembebanan gravitasi dan beban lateral yang dikendalikan perpindahan yang terus meningkat melalui perilaku elastis dan inelastis hingga kondisi akhir. Salah satu dari bahan konstruksi yang populer dalam perencanaan struktur adalah konstruksi baja dimana memiliki keunggulan yaitu struktur yang seragam, ringan, kuat, dan mudah dikerjakan. Dalam pemodelan struktur tahan gempa beberapa model yang populer adalah model MRF dan CBF. MRF adalah model konfigurasi sturktur yang terkonfigurasi atas balok yang tersambung kokoh dengan kolom. Berdasarkan sambungan balok-kolom yang kaku, bingkai momen tidak dapat dipindahkan secara lateral tanpa menekuk balok atau kolom tergantung pada geometri sambungan.CBF adalah model struktur yang terkonfigurasi atas batang yang diperkuat oleh pengaku (braced). Hasil Studi kasus pada perbandingan kedua model struktur menyimpulkan bahwa dalam perencanaan struktur baja tahan gempa dengan metode pushover didapat bahwa struktur MRF memiliki daktilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan CBF yaitu 2,1:1,6.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2022-04-01