Studi Eksperimental Pengaruh Blok-Halang Pada Lantai Kolam Olak Bendung Terhadap Penggerusan Lokal

Main Article Content

Robby Yussac Tallar
Ivan .

Abstract

Permasalahan penggerusan lokal yang terjadi di bagian hilir bendung merupakan fenomena nyata yang dihadapi suatu kontruksi bendung dan harus dicarikan solusinya. Berbagai upaya untuk mengurangi permasalahan penggerusan lokal telah diteliti dan dilakukan. Penyebab utama dari fenomena penggerusan lokal adalah akibat adanya perbedaan elevasi muka air antara hulu dan hilir dari suatu bendung, maka terjadi loncatan air yang mengakibatkan penggerusan lokal pada   hilir bendung. Kolam olak adalah bagian dari konstruksi suatu bendung yang berfungi untuk mengurangi penggerusan lokal dengan cara meredam energi aliran air namun dalam kenyataannya masih kurang maksimal mengatasi penggerusan lokal yang terjadi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi kolam olak dengan pemberian blok-halang sehingga diketahui pengaruh atau efektivitas dari blok-halang tersebut terhadap penggerusan lokal yang terjadi pada hilir bendung. Studi eksperimental dilakukan dengan menggunakan model fisik dua dimensi pada jenis bending tetap tipe gergaji dua gigi. Debit aliran yang digunakan dalam adalah 25%Qmax, 50%Qmax dan 100%Qmax. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan blok-halang dengan dimensi 4cm x 4cm dengan ketinggian 6cm serta jarak antar blok-halang yaitu 4cm dan jarak blok-halang ke ambang hilir yaitu 14,4cm pada lantai kolam olak bendung gergaji dua gigi dapat mengurangi kedalaman dan luas penggerusan lokal yang terjadi pada hilir bendung. Saran untuk penelitian kedepannya adalah penggunaan riprap sebagai material tambahan pada bagian hilir bendung.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles