Potensi Ekstrak Spirulina platensis sebagai Tabir Surya terhadap Paparan Ultraviolet B

  • Gede M C T Pratama Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • I Gusti N B R M Hartawan
  • I Gusti A T Indriani
  • Mirani U Yusrika
  • Sang A A Suryantari
  • Prima S S Sudarsa

Abstract

Radiasi sinar matahari berupa sinar ultraviolet (UV) dapat menembus lapisan ozon dan berpenetrasi ke dalam lapisan kulit. Dampak paparan sinar UVB jangka panjang adalah pigmentasi kulit, penuaan dini, kulit terbakar, dan juga kanker. Pemanfaatan tabir surya alami sedang diteliti lebih lanjut untuk mengurangi efek samping tabir surya dengan bahan kimia. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menelaah lebih lanjut potensi ekstrak Spirulina platensis sebagai tabir surya alami terhadap paparan UVB. Ekstrak Spirulina platensis mengandung antioksidan fikosianin dan fikosianobilin yang berpotensi sebagai tabir surya. Ekstrak Spirulina platensis mampu menurunkan kadar malondialdehid (MDA) setelah paparan sinar UVB, sehingga menekan degradasi seluler, perubahan biokimia dan fungsional, serta menurunkan terjadinya apoptosis sel. Efek lain setelah pemaparan UVB pada sel kulit dengan ekstrak Spirulina platensis adalah terjadi peningkatan viabilitas fibroblast dan deposisi kolagen, yakni dengan menekan terbentuknya MMP serta kandungan tinggi vitamin C dalam ekstrak berperan sebagai konversi prokolagen menjadi kolagen. Berdasarkan hal tersebut, disimpulkan bahwa ekstrak Spirulina platensis memiliki potensi sebagai agen protektif terhadap paparan sinar UVB.   Kata kunci: Ultraviolet B (UVB); Fibroblas; Spirulina platensis; Antioksidan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-08-31
How to Cite
1.
Pratama G, Hartawan IG, Indriani IG, Yusrika M, Suryantari S, Sudarsa P. Potensi Ekstrak Spirulina platensis sebagai Tabir Surya terhadap Paparan Ultraviolet B. JMH [Internet]. 31Aug.2020 [cited 24Oct.2020];2(6). Available from: https://journal.maranatha.edu/index.php/jmh/article/view/2484
Section
Articles