Analisis Dan Usulan Kondisi Gudang Penyimpanan B3 Ditinjau Dari Segi Ergonomi

Main Article Content

Tri Rizqi Fathurochman
Elty Sarvia

Abstract

PT KWM adalah perusahaan yang memproduksi aksesoris garmen dan memiliki gudang penyimpanan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Berdasarkan pengamatan langsung, ditemukan bahwa penyimpanan B3 pada rak belum teratur dan masih terdapat barang – barang yang tidak diperlukan ditemukan pada rak tersebut. Ketidakteraturan area kerja di gudang penyimpanan B3 akan berdampak pada ancaman terhadap keamanan dan keselamatan bagi pekerja maupun perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, analisis konsep 5S dengan 5W1H dan analisis kesesuaian antropometri . Tujuan Penelitian ini adalah memperbaiki kondisi area gudang sehingga lebih baik, nyaman, dan mendukung kerja operator dengan penerapan konsep 5S, dan tersedianya fasilitas fisik yang dapat mempermudah operator dalam mencari dan menggunakan B3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Sheiketsu, Shitsuke) di gudang belum baik  dan dimensi rak penyimpanan belum ergonomis. Penerapan konsep 5S pada gudang penyimpanan B3 ini sangat penting karena selain agar aktivitas di gudang menjadi efektif dan efisien, juga dapat meminimasi terjadinya resiko kecelakaan kerja seperti B3 tumpah terkena kulit. Perbaikan dapat di lakukan dengan cara memilah barang yang berguna dan tidak berguna, merancang ulang rak penyimpanan yang ergonomis dengan mengelompokkan jenis kemasan B3 dan dimensi kemasan B3 dalam menentukan letak penyimpanan, menentukan jadwal piket kebersihan, memberlakukan pemeriksaan oleh pihak independen secara berkala , memasang slogan 5S dan memberikan reward kepada pekerja yang berhasil menerapkan 5S dengan baik dan benar.
Kata Kunci: B3, 5S, Antropometri

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles