Usulan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produk Active Speaker Di PT Hartono Istana Teknologi

Main Article Content

Auryn Thomas
Kartika Suhada

Abstract

PT Hartono Istana Teknologi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan produk elektronik, diantaranya: TV, DVD, mobile phone, tablet PC, portable audio dan active speaker. Saat ini perusahaan mengalami permasalahan penumpukan bahan baku produk active speaker. Hal ini menunjukkan kurang tepatnya metode pengendalian persediaan yang diterapkan. Selama ini Bagian PPIC telah memperhitungkan kebergantungan kebutuhan antar bahan baku untuk pembuatan produk jadi dan melakukan pemesanan bahan baku ke supplier tiap 4 hingga 5 minggu sekali, dimana periode tersebut ditetapkan berdasarkan estimasi yang belum mempertimbangkan besar elemen biaya pengendalian persediaan. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan diusulkan pengendalian persediaan yang akan meminimasi total biaya pengendalian persediaan yang timbul.
 
Dalam penelitian ini yang diamati adalah produk active speaker tipe PS-PAS09(B)59, karena memiliki penjualan tertinggi. Langkah awal yang dilakukan menghitung elemen biaya pengendalian persediaan, meliputi: biaya pesan, biaya simpan dan biaya setup. Selanjutnya dilakukan perhitungan pengendalian persediaan dengan teknik lotting mengikuti kebijakan perusahaan dan teknik lotting Wagner Within yang merupakan usulan. Perhitungan MRP menggunakan bantuan program WinQSB versi2.0.
 
Berdasarkan hasil perhitungan diketahui bahwa penerapan teknik lot sizing usulan menghasilkan penurunan total biaya pengendalian persediaan dari Rp 111,033,881.91 menjadi Rp 147,617,045.19. Dengan demikian terjadi penghematan sebesar Rp 36,583,163.28 atau 25%.
 
Kata kunci: Pengendalian Persediaan, Bahan Baku, Wagner Whitin

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles