Penentuan Data Anthropometri untuk Perancangan Ulang Produk Dengan Meninjau Interaksi Pengguna Studi Kasus Perancangan Ulang Kursi Roda ISO 7176 Untuk Anak-Anak Tuna Daksa

Main Article Content

Andrijanto Andrijanto
Boy Parulian Hutapea

Abstract

Sebagian besar anak-anak tunadaksa mengalami kelainan fisik yang disebabkan oleh pembawaan dari lahir atau penyakit. Pendidikan sangatlah dibutuhkan untuk membantu mereka melatih diri  dalam beraktivitas dengan kondisi kemampuan tubuh yang terbatas. Sebuah sekolah luar biasa khusus untuk anak-anak tunadaksa di Bandung  menyadari bahwa fasilitas fisik seperti kursi roda  yang mereka gunakan perlu disesuaikan dengan kondisi fisik anak-anak supaya dapat mendukung mereka dalam melakukan gerakan menjangkau ke atas serta menjangkau ke bawah.Kursi roda yang digunakan selama ini adalah kursi roda ISO 7176 yang umum dijual di toko peralatan medis. Penelitian ini bertujuan menentukan data anthropometri anak-anak tunadaksa di sebuah sekolah SLB-D X di Kota Bandung, dengan memperhatikan interaksi pengguna dengan kursi roda. Data anthropometri yang mewakili ukuran tubuh anak-anak tunadaksa dibutuhkan sebagai acuan untuk melakukan perancangan ulang kursi roda yang ergonomis bagi mereka.
 
Duapuluh siswa pengguna kursi roda dengan rentang usia 6-12 tahun diukur tubuhnya untuk mendapatkan data-data anthropometri Uji normal dan keseragaman data yang dilakukan terhadap data hasil pengukuran menunjukkan hasil yang layak untuk dipakai sebagai acuan. Pembagian persentil dilakukan untuk memberikan patokan pada penentuan dimensi fasilitas fisik. Tiga belas data anthropometri anak-anak tunadaksa dengan rentang usia 6-12 telah disusun dan dapat digunakan sebagai acuan untuk perancangan kursi roda.
 
Kata kunci (keywords): anthropometri, fasilitas fisik, tuna daksa

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles