Perancangan Alat Material Handling untuk Mereduksi Tingkat Risiko Cedera Tulang Belakang Operator pada Aktivitas Pemindahan Semen di Toko Bangunan X

Main Article Content

Lydia Liestiana Karliman
Elty Sarvia

Abstract

Pekerja memindahkan semen dari mobil ke gudang secara berulang, dengan postur tubuh kurang baik, dan tanpa menggunakan alat bantu material handling. Hal ini menyebabkan pekerja merasa kelelahan dan sakit pada beberapa bagian tubuhnya, sehingga tidak masuk kerja keesokan harinya.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis risiko musculoskeletal disorders (MSDs) yang mungkin dialami pekerja. Pengolahan data menggunakan kuesioner SOFI (Swedish Occupational Fatigue Inventory), kuesioner NBM (Nordic Body Map), Image analysis, REBA (Rapid Entire Body Assesment), dan RWL (Recommended Weight Limit).Kuesioner SOFI menginformasikan pekerja merasa ketidaknyamanan fisik, kurang energi, dan kelelahan fisik. Kuesioner NBMmenginformasikan beberapa bagian tubuh yang dirasa sakit setelah melakukan aktivitas pemindahan semen.  Metode REBA menyatakan dari 12 skenario yang ada, terdapat 4 skenario dengan tingkat risiko tinggi, 4 skenario dengan tingkat risiko menengah, dan 4 skenario dengan tingkat risiko rendah. Metode RWL menyatakan aktivitas pengangkatan semen tersebut memiliki risiko MSDs dilihat dari nilai lifting index.Penulis memberikan usulan alat material handling untuk mereduksi tingkat risiko MSDsyang mungkin dialami pekerja. Hasil evaluasi usulan menyatakan penurunan tingkat risiko yang dialami pekerja. REBA usulan menyatakan hanya terdapat 1 skenario dengan tingkat risiko menengah dan 11 skenario sisanya dengan tingkat risiko rendah. Hasil RWL usulan menyatakan penurunan nilai lifting index yang cukup signifikan.
 
Kata kunci: SOFI (Swedish Occupational Fatigue Inventory), NBM (Nordic Body Map), REBA (Rapid Entire Body Assesment), RWL (Recommended Weight Limit).

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles