Pengendalian Persediaan Obat Ternak untuk Meminimasi Total Biaya Persediaan di PT X

Main Article Content

Marco Samudra
Vivi Arisandhy
Rainisa Maini Heryanto

Abstract

PT X merupakan produsen dan distributor obat untuk hewan ternak. Produk yang dijual berasal dari hasil produksi sendiri atau hasil impor dari Belanda.Saat ini perusahaan melakukan pemesanan setiap satu bulan sekali dan jumlah yang dipesan berdasarkan batas maksimum persediaan dikurangi dengan jumlah persediaan yang ada di gudang saat ini. Masalah yang dihadapi oleh perusahaan adalah perusahaan sering mengalami kekurangan dan kelebihan persediaan barang.Kelebihan persediaan mengakibatkan biaya simpan tinggi, sedangkan kekurangan persediaan mengakibatkan biaya stockout tinggi. Dalam penelitian ini diusulkan tiga alternatif metode pengendalian persediaan yaitu Metode Q, Metode P dan Metode Optional.Berdasarkan hasil pengolahan data, diketahui total biaya yang dihasilkan dari penerapan metode pengendalian persediaan saat ini adalah sebesar Rp.27.563.174/bulan. Metode pengendalian persediaan usulan yang memiliki total biaya minimum adalah metode P yaitu Rp.24.940.907 dan diperoleh penghematansebesar Rp.2.622.266/bulan atau 9,51%. Namun biaya pesan dan biaya stock out meningkat. Peningkatan biaya pesan terjadi karena interval pemesanannya lebih singkat. Peningkatan biaya stockout terjadi karena pengaruh lead time yang besar yaitu 2 bulan. Namun, biaya simpan menjadi lebih hemat sebesar Rp.3.064.783/bulan atau 13,03%. Kata kunci: pengendalian persediaan, biaya, kekurangan, kelebihan

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles