Analisis Non Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) Terhadap Kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kota Bandung

  • Eddy Winarso Universitas Unjani
  • Remon Gunanta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama
  • Yoga Heru Prayitno Universitas Widyatama

Abstract

BPR merupakan lembaga keuangan yang menyalurkan dana kepada debitur terutama kepada Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) untuk meningkakan pendapatan dan meningkatkan perekonomian ssktor riil. Penelitian ini dilakukan terhadap Bank perkreditan Rakyat (BPR) yang ada dikota Bandung dalam peneltian ini diperoleh sampel sejumlah 9 BPR, dengan menganalisis Non Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) terhadap kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang diukur dengan menggunkan Return on Assets (ROA). Data yang diperoleh dari Otoritas Jaya Keuangan (OJK) dan Peraturan yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI) dioleh dengan menggunakan SPSS yaitu laporan keuangan BPR dari tahun 2014 sampai dengan 2019 diperoleh bahwa NPL berpengaruh terhadap ROA sedangakn LDR tidak berpengaruh terhadap ROA tetapi secara bersamaan NPL dan LDR berpengaruh terhadap ROA. Dari hasil uji Hipetesisi diperoleh besarnya pengaruh adalah sebesar 56,56 % dan sisanya sebesar 43,44% adalah faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini diharapkan OJK lebih ketat dalam mengawasi operasional BPR terutama di kota Bandung dan bagi manajemen BPR diharapkan dapat meingkatkan ROA dengan menyalurkan kredit kepada debitur dengan tepat sasaran agar tidak meningkatkan NPL.     Keyword: NPL, LDR, ROA, BPR, OJK, BI.
Published
2020-12-27
Section
Articles